Skip to main content

Kuliner Sekitar Pasar Kranggan Jogjakarta Yang Wajib Kamu Datangi!

Pasar Kranggan, pasar yang dekat dengan pusat kota Jogjakarta ini memang letaknya sangat strategis. Setiap orang lewat, pasti bisa langsung mengindentifikasi, "Oh ini pasar'. Meski kehadiran pasar ini juga termasuk yang bikin macet di area jalan raya sekitarnya, maklum parkir yang menumpuk dan kadang butuh 2-3x berputar sampai mendapatkan parkir yang diinginkan.

Pasar yang sudah ada sejak jaman pemerintahan kolonial Belanda ini semacam selalu hidup. Ramai oleh pengunjung dari pagi mulai menjelang. Dari orang-orang yang mencari kebutuhan sembako, sayur mayur, bahkan koleksi fashion pun bisa kita dapatkan disini. Di area belakang pasar juga ada penjual aksesoris handphone, serta pernak-pernik aksesoris dengan harga cukup murah.




Yang menarik dari Pasar Kranggan yang sangat dekat dengan lokasi dimana Tugu Jogja ini berada, adalah kulinernya. Beragam jajanan berderet baik di area depan hingga dalam pasar.

Pasar Kranggan Jogjakarta, source: detik(dot)com

Beberapa kuliner yang menarik perhatian saya yang pertama dan utama adalah TOKO MADEN. Toko yang menyediakan aneka roti, kue dan jajanan pasar ini memang cukup terkenal namanya. Turun dari parkiran, langsung tanya ke tukang parkir, pasti tahu dimana letak dan arah menuju ke toko tersebut. Saya sendiri, sejak jaman sekolah sering diajak Ibu kesini, dan siomay adalah salah satu makanan yang saya buru. Beda banget rasanya dengan siomay yang pernah saya makan. Bahkan ini makannya bukan dengan bumbu kacang seperti biasa, ada saos tomat tersendiri dan bisa kita cocok. Duh sayangnya pas saya terakhir kesana ngevlog bareng Ical si sulung, pas gak ada siomaynya, jadi gak ada penampakannya deh.

Nah depan Toko Maden persis, ini ada yang jualan lauk pauk, seperti oseng kikil, aneka olahan ayam dan telur, bihun, capcay, oseng teri sampai ke oseng jengkol pun ada. Bener-bener jos gandos pokoknya rasanya! Sayangnya lokasi Pasar Kranggan ini agak jauh dari rumah Ibu saya di Jogja, jadi hanya sesekali aja kesini. Dan tiap ke Kranggan pasti langsung beli lauk pauk super endes ini. Kalau bisa datang lebih pagi, jam 7-8 pagi, saat lauk masih banyak dan lengkap. Kalo diatas jam 10-11 pagi, jangan harap bisa dapet si oseng teri yang auto bikin nambah nasi terus iniiii! :D


Cerita tentang warung lauk pauk depan Toko Maden ini, boleh tonton langsung di video ini yuk!


Selain lauk pauk yang super enak bikin males masak ini #eh, ada juga jajanan lainnya yang gak kalah enak. Tapi harus jalan kaki dikit ya, pake kendaraan juga boleh sih, tapi kalo pengen menelusuri kuliner Kranggan lebih detail dan nikmati pemandangan, bisa dengan berjalan kaki aja. Ya, itung-itung bakar kalori, karena mau diisi aneka makanan super nikmat kan? Xixixixiii

Kembang Tahu Bu Sukardi, ini juga salah satu kuliner di sekitaran Pasar Kranggan Jogjakarta yang cukup diburu. Waktu saya kesana, ketemu langsung dengan Bu Sukardi yang cerita, kalo selain di Pasar Kranggan, kembang tahunya ada beberapa cabang lainnya di Jogjakarta, seperti di Jalan Kaliurang. 

Meski waktu itu siang panas cukup terik, ternyata minum kembang tahu yang hangat, enak juga. Ical yang pertama kali makan juga doyan banget tuh. Lihat gimana lahapnya Ical makan kembang tahu di video berikut ini.



Satu lagi nih kuliner sekitar Pasar Kranggan yang gak boleh dilewatin adalah Es & Bakso PK. Ya meski agak jauh dikit karena lebih dekat ke Jalan Magelang, tapi sumpah ini adalah salah satu bakso terenak di Jogja. Es campurnya juga simple, gak terlalu banyak isi, tapi wenakk bikin nagih!


Jadi kamu kapan mau menikmati kuliner Pasar Kranggan Jogjakarta? Saya siap temenin ya, tapi bayarin tiket ke Jogjanya juga ya :D


Comments

  1. Wah makin pengen liburan ke Jogja 😍
    Semoga ada rezekinya 😆

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mic BM 800, Cocok Buat NgeVlog!

Tanpa terasa, project ngeVlog bareng anak-anak mulai masuk bulan ke-3. Sebenarnya sudah kami mulai sekitar 2 tahun lalu, tapi belum terlalu rutin upload kontennya. Barulah 2 bulan belakangan ini, minimal 1 minggu sekali ada materi video baru yang bisa ditonton. Dengan mengusung nama SADDHA STORY, channel youtube ini berisi tentang 3 materi utama sebagai berikut: 1. Wisata Kuliner atau Makan-Makan 2. Piknik atau Jalan-Jalan 3. Lagu Anak/ Lagu Nasional/ Lagu Daerah Fokus channel Saddha Story yang digawangi langsung oleh Ical & Sasha ini memang lahir sebagai bentuk keprihatinan, banyaknya channel youtube yang dibawakan anak-anak, tapi isinya kurang ramah anak. Misal hanya sekedar lucu-lucuan saja, tanpa ada unsur edukatifnya. 

Wisata Kuliner Soto Bangkong, Soto Legendaris Kota Semarang

Punya kesempatan mengunjungi Semarang lagi setelah sekian lama, tentu saja saya gak pengen melewatkan begitu aja untuk berwisata kuliner di kota yang terkenal dengan tahu petis dan lunpianya itu. Tapi tahukah, kalau ternyata Semarang ini juga terkenal dengan wisata kuliner sotonya? Tinggal di kota Semarang selama kurang lebih 5 tahun, Almarhum Bapak saya sering mengajak kami sekeluarga berwisata kuliner, yang paling sering yaaa soto! Jadilah ketika sampai Semarang, berbekal google maps serta melewati jalanan yang membangkitkan memori masa kecil. Pencarian Soto Ijo Dokter Cipto Awalnya, saya mengajak suami untuk mencari lokasi Soto Ijo yang ada di jalan Dokter Cipto Semarang. Berusaha patuh dengan google maps, tapi ternyata gak ketemu, meski sempat muter sampai 2x putaran. Duh, padahal Soto Ijo ini termasuk yang legendaris, dan semacam saya masih ingat benar gimana tastenya yang super enak dan nagih! Oke lah, karena kami sekeluarga udah kelaperan, jam pun sudah makin beranjak ...

WIsata Kuliner Halal di Jalan Suryakencana Bogor

Setiba di Bogor akhir bulan November lalu, saat pergi hanya berdua dengan suami , maka sesampai stasiun lanjut jalan kaki ke Onih hotel tempat kami menginap . Istirahat dan sholat Ashar sebentar, lalu mulai hunting kuliner Bogor. Mmm kemana ya? pintu gerbang jalan suryakencana bogor Setelah searching, maka kami pun menuju kawasan Pecinan yaitu di jalan Suryakencana . Tentu di kawasan Pecinan ini menawarkan aneka kuliner baik halal maupun tidak halal. Bahkan beberapa tempat makan, memberi informasi di pintu masuk, bahwa tempatnya tersebut hanya menjual makanan halal. Meski sudah makan siang di rumah, saat perjalanan dari Jakarta ke Bogor, rupanya meski belum tiba waktunya jam makan malam, saya dan suami sudah kelaperan aja nih. Mungkin faktor jalan kaki dari stasiun ke hotel, terus dari hotel ke jalan Suryakencana . Ya kira-kira 2-3 kilometer. Nah gimana mau kurus, kalori baru aja terbakar maksimal, udah mau diisi lagi :P Ya, tapi kan baru liburan nih, masa gak menikmati mak...