Skip to main content

Trik Macro Photography Murah Meriah!

Travelling dan fotografi, sepertinya sudah jadi satu paket yang gak bisa dilepaskan begitu saja. Dengan banyak eksplorasi ke banyak tempat, tentunya bikin makin gemes dengan aneka obyek foto yang dikunjungi.

Saya sendiri, termasuk yang agak males bawa kamera kemana-mana. Mau itu kamera pocket, DSLR, atau mirrorless, rasanya ribet gitu. Itulah kenapa, paling praktis pakai smartphone yang dipunya saja. Ya, meski secara resolusi atau ketajaman gambar kamera smartphone masih kalah dibanding kamera beneran, tapi lumayanlah kalau sekedar untuk menyalurkan hobby dan juga mengabadikan momen dengan cepat.

Dari banyak teknik fotografi yang ada, salah satu yang saya suka adalah Macro Photography. Yaitu suatu teknik fotografi yang hasilnya ini menyerupai ukuran aslinya. Satu banding satu. Obyek foto yang dituju memang biasanya serba kecil dan kadang hampir tidak kelihatan karena lokasinya yang sering kali nylempit alias tidak mudah diketemukan.

Obyeknya sendiri beragam, bisa mulai dari benda mati seperti lego, action figures serta obyek miniatur lainnya. Atau bisa juga berupa ragam flora dan fauna, dari mulai kepik, belalang, semut, lebah, hingga aneka tumbuhan dan juga bunga-bunga liar.

Berikut beberapa contoh foto makro yang saya ambil:


Semua gambar ini berasal dari obyek yang begitu mungil dan beberapa diantaranya butuh perjuangan untuk mengambil momen paling pas. Terutama yang bisa bergerak, seperti belalang, kepik dan serangga-serangga lainnya. Kalau ulat gimana? Haduhhh, ini saya belum berani :D

Nah, pertanyaannya, gimana tuh caranya motret obyek kecil pakai smartphone?

Tentu tidak bisa dengan smartphone saja ya, butuh alat tambahan. Eittss tenang, gak mahal kok. Murmer. Murah meriah. FYI, untuk beli sebuah lensa makro untuk sebuah kamera DSLR/ mirrorless itu harganya bisa berjuta-juta rupiah. Nah, alat bantu lensa makro untuk smartphone ini terbilang sangat murah dan membantu para pecinta makro fotografi. 

Ini adalah hasil chat saya dengan si penjual, per tanggal 16 November 2018, harga bisa jadi berbeda di kemudian hari. Perhatikan harganya hanya di kisaran 100ribuan saja. Terjangkau banget kan?


Ohiya, saya lupa kasih info namanya ya? Nama alat bantunya ini disebut dengan LensBong. Berasal dari kata Lensa Bongkaran. Iya, hasil dari lensa kamera yang dibongkar lalu dibuat khusus untuk keperluan membidik obyek ukuran kecil.

LensBong yang saya pakai adalah tipe Minolta 45mm, berikut penampakannya, sekaligus cara pemakaiannya di smartphone.





Yang pengen mengembangkan skill smartphone photography dengan harga terjangkau, dan khususnya tertarik untuk menekuni teknik motret secara makro, pastikan punya deh LensBong ini. Belinya dimana?

Ini nih, silahkan teman-teman bisa menghubungi kontak ini ya. Mending langsung di instagram si pemiliknya ini saja, kalau di beberapa toko online, rata-rata kebanyakan reseller yang harganya udah diatasnya.


Yuk yukk kalau udah beli lensbong juga, mention ke IG saya @innaistantina, buat kasih tunjuk hasil foto macronya yesss! Ohiya satu lagi, untuk pemakaian LensBong ini kita juga perlu install aplikasi Open Camera di smartphone. Gampang banget pokoknya! So, gak ada trik-trik mahal buat menghasilkan foto makro yang cantik kok, lensbong saja sudah cukup :)






Comments

  1. Sekarang bikin foto makro lebih mudah ya, tinggal pake smartphone sama tambahan lensa mungil...

    ReplyDelete
  2. Sama mbak.Aku juga kadang males kalau harus bawa kamera. Ukurannya itu kadang bikin berat di tas. Lebih suka pakai hape aja sih yang bisa langsung cekrek dan upload hehe

    ReplyDelete
  3. Keren ini mbak..
    Potret memotret yg bagus begini pengen bisa.. Tapi belum pernah belajar lebih lanjut.. Hehe

    ReplyDelete
  4. aku malah penasaran yg foto makro serangga2 gitu, sungguh sangatlah telaten sekali, secara itu hewannya nggak mungkin sengaja diam pose nunggu kita cekrek yaa kan :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku selama masih kepik, kumbang, belalang masihlah berani. Kalo uda sebangsa ulat, lebah, duh duhhhh mundur teratur 🤣

      Delete
  5. Ealah......baru tau kalo lensbong itu singkatan dari lensa bongkaran. Kudet sayah mah mbak. Wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rapopo mbaaa, aku pun juga baru tau beberapa bulan terakhir ini 😅😅

      Delete
  6. Baru tahu ada yg kayak gini. Keren 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa hasil fotonyaa juga kerennn meski alatnya murah meriahh

      Delete
  7. Duh informasi nya kece aku bookmark ah biar bisa baca lebih detil. Makasih sharing ilmunya

    ReplyDelete
  8. Wah baru tau banget nih tentnag lensbong. Thx infonya.

    ReplyDelete
  9. Aku yang gak up date dengan yang beginian

    ReplyDelete
  10. wowww aku juga kemaren liat lensbong ini di salah satu marketplace dan bukan cuma bisa dipake di hp tapi di prosumer yang kecil-kecil hehehe jadi pengen beli juga liat hasil fotomu mbaaa

    ReplyDelete
  11. Wah.. Tambah ilmu nih... Makasih telah berbagi pengetahuan..

    ReplyDelete
  12. Replies
    1. Enggaaaa mass, nanti yang ada yang keliatan bulu idunggg saking deketny 🤣

      Delete
  13. Waaaa.. Ternyata bisa ya. Keren. Boleh nih review dan sarannya

    ReplyDelete
  14. Wah informatif sekali.. aku nggak update yak hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gakpapaa mb, yang penting sekarang uda mulai ngerti tentang lensbong ini yess

      Delete
  15. Makasih referensinya mbak. Btw, hasil foto2na cakep ,😍

    ReplyDelete
  16. Wow ternyata ada versi utk hp ya. Baru tau bgd

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa lebih gampang jadinyaaa gak usa tenteng kamera

      Delete
  17. praktis ya gplu bawa kamera yg segede gambreng heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betullll, super praktisss gak pake berat 😂

      Delete
  18. Waaahh makronya cakeeepp, aku pny lensbong blm s4 ngoprek ni, pengin coba juga ah fotografi makro, yuk hunting bareng..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yukkkk ini kudu masuk ke semak semakkk biar dapet kepik yang cantik

      Delete
  19. Wiiii praktis banget mbaaak hanya dengan pake lensa semacam itu. Bisa dipake di smartphone lagi!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yessss bener praktis tapi siyap siyap boyokkkk 🤣

      Delete
  20. Aku punya lensa semacam ini yang KW wkwkwk. Tapi keknya lensbong patut dimasukkan wishtlist nih. Secara lagi suka foto-foto bunga tetanaman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga gak tau itu KW atau bukan ya? Kwkwkwkk

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mic BM 800, Cocok Buat NgeVlog!

Tanpa terasa, project ngeVlog bareng anak-anak mulai masuk bulan ke-3. Sebenarnya sudah kami mulai sekitar 2 tahun lalu, tapi belum terlalu rutin upload kontennya. Barulah 2 bulan belakangan ini, minimal 1 minggu sekali ada materi video baru yang bisa ditonton. Dengan mengusung nama SADDHA STORY, channel youtube ini berisi tentang 3 materi utama sebagai berikut: 1. Wisata Kuliner atau Makan-Makan 2. Piknik atau Jalan-Jalan 3. Lagu Anak/ Lagu Nasional/ Lagu Daerah Fokus channel Saddha Story yang digawangi langsung oleh Ical & Sasha ini memang lahir sebagai bentuk keprihatinan, banyaknya channel youtube yang dibawakan anak-anak, tapi isinya kurang ramah anak. Misal hanya sekedar lucu-lucuan saja, tanpa ada unsur edukatifnya. 

Wisata Kuliner Soto Bangkong, Soto Legendaris Kota Semarang

Punya kesempatan mengunjungi Semarang lagi setelah sekian lama, tentu saja saya gak pengen melewatkan begitu aja untuk berwisata kuliner di kota yang terkenal dengan tahu petis dan lunpianya itu. Tapi tahukah, kalau ternyata Semarang ini juga terkenal dengan wisata kuliner sotonya? Tinggal di kota Semarang selama kurang lebih 5 tahun, Almarhum Bapak saya sering mengajak kami sekeluarga berwisata kuliner, yang paling sering yaaa soto! Jadilah ketika sampai Semarang, berbekal google maps serta melewati jalanan yang membangkitkan memori masa kecil. Pencarian Soto Ijo Dokter Cipto Awalnya, saya mengajak suami untuk mencari lokasi Soto Ijo yang ada di jalan Dokter Cipto Semarang. Berusaha patuh dengan google maps, tapi ternyata gak ketemu, meski sempat muter sampai 2x putaran. Duh, padahal Soto Ijo ini termasuk yang legendaris, dan semacam saya masih ingat benar gimana tastenya yang super enak dan nagih! Oke lah, karena kami sekeluarga udah kelaperan, jam pun sudah makin beranjak ...

WIsata Kuliner Halal di Jalan Suryakencana Bogor

Setiba di Bogor akhir bulan November lalu, saat pergi hanya berdua dengan suami , maka sesampai stasiun lanjut jalan kaki ke Onih hotel tempat kami menginap . Istirahat dan sholat Ashar sebentar, lalu mulai hunting kuliner Bogor. Mmm kemana ya? pintu gerbang jalan suryakencana bogor Setelah searching, maka kami pun menuju kawasan Pecinan yaitu di jalan Suryakencana . Tentu di kawasan Pecinan ini menawarkan aneka kuliner baik halal maupun tidak halal. Bahkan beberapa tempat makan, memberi informasi di pintu masuk, bahwa tempatnya tersebut hanya menjual makanan halal. Meski sudah makan siang di rumah, saat perjalanan dari Jakarta ke Bogor, rupanya meski belum tiba waktunya jam makan malam, saya dan suami sudah kelaperan aja nih. Mungkin faktor jalan kaki dari stasiun ke hotel, terus dari hotel ke jalan Suryakencana . Ya kira-kira 2-3 kilometer. Nah gimana mau kurus, kalori baru aja terbakar maksimal, udah mau diisi lagi :P Ya, tapi kan baru liburan nih, masa gak menikmati mak...